Hari kedua Mudzakarah Rea LATS dilanjutkan dengan agenda persidangan kedua dengan menghadirkan beberapa pemateri. Narasumber Pertama adalah Dr. Erwin Fahmi, dosen Universitas Tarumanegara Jakarta, lahir di Sumbawa besar, 28 September 1959. Mengawali pendidikan sarjananya sebagai insinyur Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung kemudian mendapatkan gelar Master of Urban and Regional Planning dari University of Sydney Australia tahun 1992 serta Doktor Ilmu Administrasi Publik Universitas Indonesia di tahun 2002.
Sesi Sidang I Mudzakarah Rea LATS 2022 membawa tema tentang Budaya Dalam Penyatuan Bangsa. Sidang ini menghadirkan para pemateri dari tokoh-tokoh Sumbawa yang telah berkiprah di kancah nasional maupun Internasional, antara lain Prof. Dr. Din Syamsuddin, Bapak Taufik Rahzen, Bapak Nuryahman, dan dimoderatori oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Ikhsan Shafitri.
Acara Pembukaaan Mudzakarah Rea Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) 2022 hari ini (29/10) dibuka dengan sambutan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengutarakan bahwa ada antusiasme yang besar dari masyarakat Sumbawa terhadap bangkitnya adat dan menguatnya identitas. Hal ini, sejalan dengan revolusi teknologi. “Di masa depan, mungkin handphone ini sudah tidak ada. Tato chip yang akan ditanamkan dalam kulit kita untuk berkomunikasi.
Mengawali pagi di hari Jum’at (28/10) yang cerah, pra acara Mudzakarah Rea Lembaga Adat Tana Samawa dimulai. Tepat pada pukul 05.30 Wita, lonceng bale jam Bala’ Puti berdentang nyaring.